Part 21

1548 Kata

“Ini sambel rujaknya bawa kemana, Buk?” tanya Pras agak menguatkan suaranya, pasalnya sang ibu berada di dapur. “Bawa ke teras aja, Pras. Sore-sore gini enak, cuacanya adem,” jawab Siti yang baru keluar dari dapur sambil membawa nampan berisi beberapa buah yang dikupas dan dipotong kecil-kecil. Ayu yang tidak diperbolehkan mengerjakan hal yang berat, hanya ditugaskan untuk membentang tikar di teras rumah. Wanita yang tengah mengandung itu duduk menyender dengan kakinya selonjoron. “Ssshh...” Ayu mengecap lidahnya sendiri ketika melihat Siti meletakan wadah yang berisi potongan mangga, nanas, mentimun, kedondong, jambu air dan bengkoang. Apalagi perpaduan warnanya yang cantik, semakin membuat Ayu berselera. “Itu sambalnya, Buk? Wanita itu semakin tidak bisa menahan air liurnya ketika me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN