Part 15

2079 Kata

“Ayo dong, Yu....” Sama seperti perempuan lain yang ada di muka Bumi, Ayu juga menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berdandan.  Namun, tidak terlalu lama-lama sekali, tidak sampai Bima yang menunggu bisa membangun rumah atau menyelesaikan gelar serjana. “Sabar dong, Bim...” jawab Ayu tanpa menoleh ke arah suaminya. Bima yang sudah dua kali mendengar perkataan sabar, menghela nafasnya panjang. Mungkin, jika perkataan tentang “orang sabar pantatnya lebar” adalah benar Bima bisa saja memiliki b****g seperti kuda nil. “Yu, ini udah lima belas menit lho sejak aku siap,” ucap Bima lagi menatap ke arah sang isteri yang tengah menyisir rambutnya. “Aku kan tadi jemur pakaian dulu, Bima,” kata Ayu. Tidak seperti Bima yang bangun langsung sarapan, mandi dan berpakain. Ayu harus memasak sarap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN