Rasa bersalah

2008 Kata

ROSÉ masih tidur dengan nyenyak sebelum adanya gangguan dari JK. Sejak beberapa detik yang lalu JK terus saja memanggil Rosé sambil menggoyangkan lengan Rosé pelan. “Sayang, bangun bentar dong.” “Nanti J, aku masih ngatuk.” ujar Rosé dengan mata yang masih tertutup rapat. “Sekarang sayang, penting.” desak JK. “Bentar lagi deh.” ujar Rosé sambil menarik selimtnya. “Sayang.” panggil JK lagi. “Iya bentar lagi aku bangun J.” ujar Rosé masih enggan untuk bangun. Karna sudah tidak tahan, JK beranjak dari duduknya dan lari ke kamar mandi sambil menutup menutup mulutnya. Begitu sampai kamar mandi JK langsung memuntahkan semua yang ditahannya sedari tadi.. “HUEK!!” teriak JK sambil muntah. Rosé masih bergeming dalam tidurnya. Tetapi karna suara muntah JK yang lumayan besar dan sedikit meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN