"Rasanya sangat sakit untuk melepaskan. Namun, lebih sakit jika masih bertahan." _Zara Amoura Happy Reading?! ⭕⭕⭕ Iqbal memukul samsak dengan sangat kuat. Ia meluapkan semua emosinya. Napasnya menggebu, matanya sudah memerah. Dirinya benar-benar sangat bodoh. Kenapa mulutnya bisa berbicara seperti itu kepada Zara? Bugh! Bugh! "b**o LO BAL! b**o!" teriaknya frustasi seraya meninju samsak itu, berkali-kali. "Apa yang udah lo lakuin?! Lo udah nyakitin Ara! Lo udah bikin Ara nangis! Sialan!" Iqbal terus memaki-maki dirinya. Keringat sudah bercucuran di sekujur tubuhnya. Iqbal menghentikan memukul samsak. Saat ada tangan seseorang yang melingkar di pinggangnya. "Cukup, Bal. Kamu jangan kaya gini, kamu jangan nyakitin diri kamu sendiri!" ujar Anya seraya menitikan air matanya. I

