Happy Reading?! ⭕⭕⭕ Suara bel rumah begitu nyaring, membuat Zila, yang tengah sibuk berkutat dengan laptop, jadi menghentikan aktivitasnya. Zila menutup laptopnya, ia melirik ke arah jam dinding, dan sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Kedua matanya membola, ia baru ingat, jika putri kesayangannya belum pulang. Zila yakin, itu pasti Zara. Dengan langkah tergesa-gesa, ia berlari untuk membukakan pintu. Zila tersenyum senang, karena Zara pulang. Namun, senyuman itu memudar, ketika melihat tubuh Zara basah kuyup, serta Ares pun dengan keadaan yang sama. "Kalian berdua, hujan-hujanan?" Zila meraba-raba tubuh Zara yang basah. Zara tersenyum kecil, lalu menyalimi tangan ibunya. Ares, pun ikut melakukan hal yang sama. "Kenapa bisa basah, kaya gini?" tanya Zila. Raut wajahnya sanga

