62. Kritis

1643 Kata

Happy Reading?! ⭕⭕⭕ Rini masih mematung dan memaku di tempat. Tubuhnya seakan tidak bisa bergerak, dan kedua matanya sudah memerah. Rini kemudian, langsung berlari menuju ruang ICU. Dia berlari sekencang mungkin, dengan air matanya yang terus turun. Dia menghentikan langkahnya, saat sudah sampai di sana. Rini berjalan perlahan menuju Zila yang sedang duduk di bangku, depan ruang ICU. "Ta--Tante," ucap Rini dengan bibir yang bergetar. Kedua matanya sudah memanas dan memerah. Pipinya tampak basah, karena air matanya yang tadi turun. Zila yang sedang menunduk, langsung mengangkat kepalanya. "Rini?" "Tante... Zara nggak apa-apa kan, Tan?" tanya Rini dengan wajah cemas dan risau. Ia berharap jawaban terbaik dari Zila. Zila bangkit berdiri. Air matanya turun dengan deras membasahi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN