Chapter 26

2177 Kata

Hans menatap wajah damai Hara yang tengah terlelap di dalam box. Lelah yang dirasakannya setelah berkutat dengan segala urusan pekerjaan, seketika menghilang saat melihat wajah damai buah hatinya. Sejak tiga bulan ini, pemandangan seperti sekarang yang selalu ia lihat saat kembali ke rumah. Saking lekatnya menatap dan memerhatikan wajah sang anak, sampai-sampai Hans tidak menyadari keberadaan Diandra yang sudah berdiri di ambang pintu, di belakangnya. Hans tersenyum geli melihat Hara menggeliat karena ulah tangannya yang sengaja membelai pipi sang anak dengan lembut. “Jangan sampai membangunkannya, Hans,” tegur Diandra sambil melipat kedua tangannya di depan d**a. Hans menghentikan gerakan tangannya, kemudian menoleh setelah mendengar teguran dari istrinya. “Jika Hara terbangun, aku yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN