Walau sudah seminggu berlalu, hingga kini Deanita masih tidak menyangka jika perbuatan ibunya di masa lalu sangat murahan dan licik. Bahkan, lebih murahan dari tindakan Diandra yang sengaja menghancurkan hubungannya dengan Hans. Ia sudah mengetahui kejadian sebenarnya mengenai pertengkaran yang dimaksud ibunya tersebut saat sarapan dari mulut ayahnya langsung. Apalagi sebelumnya ia sempat menanyakan kepada Bi Asih, yang saat itu berada di rumah sekaligus menjadi saksi pertengkaran orang tuanya. Deanita terenyak dan sangat terpukul, saat akhirnya untuk pertama kali mendengar penuturan ayahnya tentang perbuatan ibunya di masa lalu. Ia merasa sangat malu dan kecewa mempunyai ibu seperti Yuri. Seorang ibu yang rela melakukan perbuatan murahan dan licik hanya untuk memenuhi hasrat keegoisannya

