Serangan Kupu-kupu

1174 Kata

Alea menarik napas panjang sebelum dia kembali ke ruang tamu. Sejak tadi, jantungnya dalam keadaan tidak baik-baik saja, setelah mendapat kecupan pertama di pipinya. “Udah selesai?” tanya Alea begitu dia muncul kembali ke ruang tamu. Nathan memegang kertas jawabannya dan melihatnya terus. “Gak tau nih. Semoga aja bener,” jawab Nathan ragu. Alea duduk di samping Nathan. “Coba sini aku aku periksa. Eh, bisa tolong bantuin aku anterin minuman di nampan ke depan gak? Buat Pak Eko,” ucap Alea yang lupa mau mengirim minuman untuk Pak Eko. “Boleh.” Nathan segera berdiri dan bersiap mengambil nampan yang dimaksud Alea. “Makasih ya,” ucap Alea sambil menatap Nathan yang bergerak masuk ke dalam rumahnya. Alea terus melihat Nathan. Pria itu terlihat sangat manis setiap kali baik kepadanya. Ale

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN