"Hai Mom!" Rayyan menyapa sang Momy yang tampak tengah asyik termenung di sebuah Gazebo halaman rumah. Dewi sedikit terkejut, tak menyadari putranya telah hadir di dekatnya. Entah sejak kapan. "My Prince Charming!" Dewi memeluk dan mengecup kedua pipi putra kesayangannya. "Mommy lagi mikirin apa? Ray perhatikan dari tadi mommy termenung terus. Whats going on? Have a problem? Speak up please!” Dewi menarik kedua sudut bibir, berusaha menyembunyikan kegundahan di dalam hati. diusapnya kepala Rayyan yang kini berbaring dipangkuan. Tempat ia mencari kekuatan dan ketenangan hati, saat tak dapat menemukan perasaan nyaman di tempat lain. "No, Dear. I am Oke! Thanks for your attention. tapi beneran, mommy baik-baik saja." tegas Dewi. Raut wajahnya dibuat seceria mungkin. "Jangan bohong, Mom

