Jemari tiara terus menelusuri punggung buku yang berjajar rapi disetiap rak. Mencari judul buku yang mungkin sesuai untuknya. Dapat memberikan referensi dalam memilih universitas apa yang akan di ambilnya kelak. Setidaknya dia memiliki beberapa pilihan seandainya pilihan pertama tidak menjadi keberuntungannya. Beasiswa itu..., entah itu pilihan pertamanya atau bahkan tidak masuk kedalam list pilihan untuknya. Tiara mulai menjelajahi dari rak paling bawah, sampai posisinya jongkok dan membungkuk. Naik ke rak tengah, ia merubah posisi tubuhnya menjadi duduk. Lalu naik lagi ke atas hingga ia berdiri dan berjinjit. Pada akhirnya perhatiannya tertuju pada sebuah buku di rak paling atas, yang tak mampu di jangkaunya hanya dengan berjinjit ataupun melompat. Tiara menarik kursi yang memiliki do

