Part 14 "Ngapain ke rooftop?" Salma kebingungan saat mengetahui mereka berdua di rooftop tepat di atasnya ruang kepala sekolah. "Makan siang bareng. Tuh lihat!" Tunjuk Malvin ke arah depan sana, di mana terdapat bangku dan dua kursi berhadapan. "Lo mau ngerjain gue?" Salma tertawa meledek dan mendekati bangku yang ditata rapih sedemikian rupa. Keadaan bangku itu masih kosong hanya terdapat taplak meja saja. "Enggak kok, silakan duduk, Zeyeng." Malvin tersenyum sumringah seraya menarik kursi ke belakang yang akan diduduki Salma. "Bisa gak, suara lo dilembutkan dikit aja. Lebih enak didengar soalnya," Titah Malvin pada Salma. "Kagak!" Sentak Salma membuat Malvin terjengat saking kagetnya mendengar suara Salma yang sangat begitu keras. "Astaga, susah banget." Malvin mendengus kemu

