Part 72 Silma merasa aneh pada sikap Malvin setelah menggenggam tangannya lalu pergi begitu saja. Saat waktunya pulang sekolah, biasanya Malvin akan mengantarkannya sampai dirinya menyeberang jalan kini tidak memperdulikannya sama sekali bahkan pulang mendahuluinya. 'Gue salah apa ya? Perasaan gue tadi tidak melakukan kesalahan apapun ke dia'--batin Silma. "Lo ngelamunin apa Sil?" tanya Cindy mendekati Silma yang tengah duduk di halte. Cindy memanggil nama aslinya setelah dirasa tempat ini sepi dan aman menurutnya. "Eh enggak apa-apa kok." Silma kaget dan bersikap biasa saja meski Cindy tentu mencurigainya. "Lo lagi mikirin sikapnya Malvin ya?" tebak Cindy. "Ah lo tau saja." Silma mengulas senyumnya tipis. "Ingat ya, Malvin milik adik lo." "Astaga, gue gak pernah berpikir mer

