Part 91 "Eh ada apa ini kok ramai sekali?" Seorang pria dewasa mengenakan setelan jas menghampiri kerumunan di salah satu bangkunya dan menatap bingung pada semua orang yang berada di sini. "Silvia, ada apa?" Venya sudah kembali ke mejanya dan berdiri di sebelah Silvia. Sebelum Venya kembali ke sini, seseorang sudah berhasil mengambil barang incarannya dan pergi begitu saja. Sama-samar Cindy tersenyum penuh kelegaan karena di tengah rencana ini akan berantakkan bisa teratasi juga. "Nih pegawai ini nih cari masalah ke gue." Silvia bersedekap d**a dan dagunya di arahkan ke Cindy. "Saya sudah bilang tidak sengaja dan memohon maaf berulang kali. Tapi dia malah kesetanan begini." Cindy menatap seseorang yang diyakininya pemilik cafe ini. "Mbak, saya mohon maaf atas kegaduhan---" "Pec

