Part 29 Silma terkejut saat terbangun dari tidurnya, ada seseorang berada di sampingnya dan orang itu menatapnya khawatir. "Silma, kamu sakit?" tanya orang tersebut seraya menempelkan punggung tangannya didahinya. "Cuman pusing." Silma menatapnya datar dan bangun dari baringnya. Ia juga melirik jam dinding yang ternyata jam sudah menunjukkan waktu pulang sekolah. "Maafin aku, Sil. Maaf banget, tolong jangan marah begini dan aku tidak bisa tenang sama sekali." Alfa menarik kedua tangan Silma dan digenggamnya erat. "Aku juga tidak mau begini tapi suasana hatiku memburuk membaca percakapanmu bersama teman-temanmu. Bahkan ada yang membanding-bandingkan aku dengan Silvia." "Jadi kamu baca semuanya? Aku memang pendiam dan jarang nrimbung. Mereka memang suka membicarakanmu tapi kan mer

