Part 93 "Nilai Silma kok tambah menurun, kamu sedang tidak baik-baik saja, Nak?" Zena menghampiri Silma saat putrinya sedang mengenakan sepatunya di ruang tamu. Lantas Silma mendongakkan wajahnya dan melihatnya bundanya itu kini duduk di sebelahnya.. "Gak ada masalah sama sekali." "Beneran gak ada masalah?" tanya Zena lagi. "Enggak ada, Bun." Silma merasa cemas karena bundanya sudah mulai mencurigainya perkara nilai tugas-tugas sekolahnya menurun. "Soalnya dari kemarin wali kelasmu telepon bunda, kata gurumu kalau kamu banyak masalah di sekolah. Kamu berbuat apa di sekolah sampai kamu juga masuk list anak-anak nakal?" Zena memincingkan matanya curiga menatap putrinya dan berharap anaknya itu tidak berbohong kepadanya. "Enggak berbuat masalah, Bunda. Bunda tau sendirikan aku gak

