Tidak lama kemudian, Hades kembali dengan Clover di pelukan membawa satu permen kapas. Dua permen kapas lain ada di tangan Alhena. "Permen kapasnya sangat manis seperti senyum Papa," celetuk Clover mengulas senyum. "Astaga, Sayang! Kenapa kau manis sekali?" Birru mengambil alih Clover dan mencubit pipi tembam putrinya gemas. "Birru, Clover, dan Hades naik boom boom car, yah. Mama mau ke sana sebentar sama Bibi Alhena." Prisma menunjuk ke arah kursi dekat dengan penjual permen kapas. Melihat Alhena tidak bersemangat membuat Prisma tidak enak. Ia pikir, dirinya yang mengajak dan harus bertanggung jawab. Sekedar menghibur atau apa pun asalkan perasaan Alhena menjadi lebih baik. "Baik, Ma." Clover mengangguk mantap dan menatap Hades, "Ayo, Paman. Nanti aku sama Papa dan Paman Hades sendir

