77. Tidak Sudi

1300 Kata

Birru benar-benar menyesal telah bersikap impulsif. Mungkin hal itu terjadi karena ia terlalu merindukan Prisma. Namun, tidak seharusnya melakukan itu karena hubungan mereka masih dalam kebencian. "Ah iya, benar." Pria itu baru ingat sejak kejadian ayahnya mengancam, ia sudah mengirim anak buah untuk melindungi Prisma. Diraihnya ponsel di dalam saku jas. Lalu, bergegas menghubungi salah satu dari mereka. "Kalian masih mengawasi Prisma, bukan?" "Iya, Tuan, masih." "Jadi, di mana dia sekarang?" "Nona Shaula dan keluarga sedang berlibur di villa miliknya di kota Blue Ocean." Letak kota Blue Ocean tepat di sebelah Ocean city, tempat mereka tinggal. Jadi, Prisma dan keluarganya pagi-pagi sekali untuk menikmati matahari terbit di pantai kota itu. Mereka pergi ke sana atas permintaan Pr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN