"sayang, bagun" dengan suara yang dibuat lembut, Loui mencoba membangunkan Stacy. Mereka memang sudah satu kamar, tapi asal kalian tahu, sampe saat ini, Loui belum juga buka puasa atau mendapatkan jatahnya. Terakhir dia coba minta pada Stacy, wanita itu langsung menolak, padahal Loui sudah benci bermain dengan sabun, apalagi setiap malam ujian beratnya selalu dimulai, bayangkan saja, disampingnya ada Stacy yang tertidur, ingin menyentuh tapi tidak bisa. Sungguh ujian yang berat. Stacy masih terlelap didalam mimpinya, suara Loui sepertinya tidak bisa menembus indra pendengaran Stacy. Cup Cup Cup Loui memberikan tiga kecupan di pipi Stacy, bukan untuk membangunkan Stacy, lebih tepatnya mencuri kesempatan. Selagi Stacy tidur. "Sayang, ayo bangun" kali ini, selain suara, Loui juga mengg

