Dengan posisi leher yang ditarik Julia, Sean manatap bingung pada remaja laki-laki yang mendobrak pintu ruangannya dengan tidak sopan. Tapi saat mendengar apa yang di ucapkan remaja tersebut, otak Sean langsung bekerja dengan cepat dan memberi tahu bahwa remaja tersebut adalah anak nya, Jay!. Bruk "Awww, Sean kenapa kau dorong aku!!" Teriak Julia yang sudah jatuh karena dorongan Sean. "Ini tidak seperti yang ku lihat son, dengar, aku bisa jelaskan semuanya" Sean langsung menghampiri Jay dan menggenggam tangannya, mengabaikan ucapan Julia. Sialan, Kenapa Sean selalu bertemu dengan anaknya di saat momen yang tidak baik. "Sepertinya kau akan berbohong jika aku memberikan kesempatan untuk mu menjelaskan" balas Jay dengan nada dingin nya, bahkan bisa membuat seorang Sean William merinding,

