“Makasih ya Pak. Nanti pulangnya gak usah jemput. Mau di jemput Abang,” ucap Laura pada sopirnya yang mengantarkan menuju tempat bimbel. Laura sebenarnya merasa tidak enak. Sopir yang seumuran dengan Deon itu menjemputnya ke sekolah untuk mengantar ke tempat bimbel. Padahal tempat bimbel tidak terlalu jauh dari sekolah lokasinya. Laura juga sebenarnya sudah mengatakan untuk tidak usah mengantar. Laura bisa menggunakan ojek online. Namun Lilina yang mengetahui melarang dengan tegas. Lilina tidak akan membiarkan Laura membawa kendaraan sendiri dan menaiki angkutan umum. Takut kejadian seperti kemarin akan terulang. Setelah mendengar jawaban dari sopirnya, Laura memasuki pagar bimbel. Tadi memang mobil yang ditunggangi berhenti di bahu jalan. Laura sengaja, karena jika memutuskan untuk masu

