Bab. 20 - Malam itu..

2318 Kata

Warning! 18+ only! Membacalah dengan bijak, sesuai umur! ====================== Cinta pertama adalah cerita kemarin dalam penggalan kisahku Dan kamu adalah bait indah dalam puisi hidupku saat ini Tapi kenapa, seolah tentangmu tertulis dengan pensil yang bisa terhapus kapan saja? *** Tiga minggu kemudian.. Sudah beberapa hari ini Tiara demam. Panasnya naik turun tak jelas. Semalaman mual tak karuan, kadang sampai muntah. Ia belum mau ke dokter untuk periksa. Seperti biasa, mengandalkan Paracetamol untuk beberapa hari dulu. Kalau memang lebih dari tiga hari belum juga reda, biasanya baru ia akan berangkat periksa ke dokter. Wajahnya pucat pasi. Bibir ranumnya terlihat tak secerah biasanya. Gadis itu mematut diri di cermin kamar mandi. Lima menit lalu ia baru menelan roti tawar denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN