“Kita cerai, Mas.” Sonia membentak Steven untuk menceraikan wanita itu. Atas dasar apa? Steven sudah telanjur juga sayang kepada istrinya. Matanya membelalak ke arah Sonia. “Kamu ngomong apa sih?” “Ya kita cerai. Kamu sendiri yang bohong sama aku, Mas. Kamu ngaku nggak nikah, tapi kamu pembohong, Mas. Kamu nggak bilang kalau kamu udah punya istri. Andai saja kamu bilang dari awal, kita nggak bakalan kan jalin hubungan.” Steven menatap istrinya dengan nanar yang menangis di depannya. “Sekarang aku tanya, kamu nyesel?” Sonia duduk di ujung ranjang lalu menjawab. “Ya.” “Setelah apa yang terjadi? Sonia, kamu harus mikir aku tanggung jawabi kamu semuanya untuk ini. Bukan karena kamu kerja dengan gaji yang sedikit nggak, aku tanggung jawabi kamu karena aku adalah suami kamu. nggak adil

