“Nyonya, hari ini Anda kedatangan tamu.” Jihan baru saja keluar dari ruangannya dipanggil oleh sekretarisnya yang mengatakan bahwa hari ini ada tamu yang akan datang. Relasinya memang cukup banyak. Di hari yang sangat melelahkan ini sebenarnya dia ingin pergi ke rumah anaknya, menengok kedua cucunya yang sudah lama sekali tidak dikunjungi karena sibuk bekerja. Sesekali mereka yang menghampiri ke sini dan Renata melihat keadaan kantor. Renata juga yang sebenarnya akan menjadi penerus tunggalnya suatu saat nanti dan Denis memberikan izin untuk Renata sibuk berkarier. Selama waktunya sempat untuk mengurus anak dan juga suami. Waktu Jihan mendengar ada tamu yang datang, ia pun kembali ke ruangannya dan menunggu di sana. Setengah jam dia menunggu tamunya telah tiba. Sewaktu mengangkat k

