25. Labrak

1521 Kata

"Cie! Gue lihat di IG lo, foto yang lo post itu foto lamaran bukan sih?" Baru saja aku memasuki ruangan, Lalisa sudah heboh menyambut ku dengan kalimat itu. Reflek aku melotot padanya, lalu mataku berkeliling memperhatikan respon dan reaksi dari teman satu kantor yang juga mendengar ucapan ku. Untungnya mereka hanya tersenyum menggoda saat bertatapan padaku. Hanya satu orang yang masih bertahan dengan wajah datarnya, sebelum kemudian memalingkan muka. "Enggak usah kasih pengumuman ke semua orang juga kali, Lis," balasku jengah. Aku berjalan ke arah meja kerja ku dan Lalisa mengikutinya. "Habisnya dari semalam gue udah mau ngomong begitu, sayangnya gue enggak mau ganggu acara lamaran lo makanya gue tahan sampai sekarang." Aku hanya menggelengkan kepala pelan mendengar ucapannya. Tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN