IND 46

1312 Kata

“Ken?” panggilku tanpa sadar, saat melihat pria jangkung yang dua hari ini mengabaikanku, kini tengah berderap tegap menghampiri kami. “Hai,” sapanya dengan senyum manis seperti biasa, “Maaf, ya. Tadi aku sedang ada operasi, jadi gak bisa jawab panggilan kamu,” lanjutnya lagi seraya merangkul pinggangku dengan posesif. Aku pun mengerjap beberapa kali dan seperti diingatkan jawab Bi Mirna sebelum aku menutup telepon tadi siang. Benar juga! Tadi Bi Mirna bilang Ken pamit setelah dapat panggilan dari umah sakit karena ada operasi. Tentu saja itu membuat dia meninggalkan ponselnya dan tak bisa menjawab teleponku sedari tadi. Ya Tuhan, ternyata aku sudah berburuk sangka padanya. Aku kira Ken tidak mau mengangkat teleponku lagi, dan mengabaikan aku. Ternyata ... dia memang sedang sibuk. Lihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN