A planning

1037 Kata

"Makasih ya, Mas Bos, udah anterin saya dan kakak saya ... " ucap Stella sesaat setelah Alb mengantarkan dirinya hingga di depan rumah. "Nevermind, lagian Jasmine yang minta aku buat nganter kalian," jawab Alb ramah. "Daa-daa, Nino .... " teriak Jasmine melambaikan tangan kepada Nino yang kini berdiri di belakang Stella bersama mamanya. Dua anak itu akrab dengan cepat, Jasmine tampak bahagia mendapatkan teman baru. "Daa daa Jasmine ... " balas si anak berbadan gembul yang mengingatkan Alb pada masa kecilnya. Dulu dia segembul dan sejahil Nino, hanya saja dia lebih beruntung karena sang ayah masih menemaninya hingga sekarang, sedangkan Nino harus kehilangan sang ayah di usianya yang masih dini. Setelah berpamitan dan sedikit berbasa-basi, Alb pun melajukan mobilnya perlahan meninggal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN