Tak punya hati

1041 Kata

Malam itu Alb sedang duduk di teras sendirian, kini dia sudah bisa berjalan meski masih menggunakan tongkat. Fisioterapi yang ia jalani mengalami perkembangan pesat. Kini kondisi fisik dan psikisnya jauh lebih baik dari sebelumnya. Perlahan ia mulai bisa menerima kenyataan tentang hal-hal yang mungkin tak lagi bisa ia genggam. Tentang hal-hal yang harus ia relakan. Kini dia hanya bersama Salsa di rumah itu, sedangkan Resma dan papanya tadi pagi baru saja terbang ke Singapura untuk menjalani pengobatan kanker. Rumah sakit dan tenaga kesehatan disana memang terkenal bagus dalam penanganan penyakit mematikan yang belum ditemukan obatnya itu. Jika kesembuhan tak dapat didapat, mereka berharap dengan mengobatkan sang mama ke Singapura dapat memperpanjang usia dan mengurangi rasa sakit yang Res

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN