Unexpected Gift

3110 Kata

Wulan tersentak saat mendapati Bimo sudah berada di rumah, ketika dia pulang dari kantor. Lebih mengejutkannya lagi, Bimo sekarang sedang berdiri di depan pagar rumahnya, bersedekap, menatap tajam ke arah mobil Reno yang baru saja berhenti di depan rumahnya. Wulan memandang panik ke Reno, tapi laki-laki itu hanya tersenyum dan mengusap rambut Wulan lembut. Seperti biasanya, Reno turun dari mobil kemudian berjalan ke sisi lain mobilnya untuk membukakan pintu Wulan. Tepat setelah Reno menutup pintu mobilnya, Bimo berdeham, seolah keberadaannya meminta untuk diakui. Wulan menghela napas kesal, sembari memutar bola matanya malas, Reno hanya tersenyum geli melihat tingkah Wulan. “Hai, Bim,” sapa Reno. Tak ada sapa balik dari Bimo, hanya anggukan kecil yang diberikannya. Bahkan anggukan itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN