mereka berhadapan dengan canggung. mata saling menatap dalam.dengan keberanian ekstra Rain menemui sang penari. awalnya terdengar seperti ada keraguan saat Rain menelpon sang penari. ia mendapatkan no sang penari tentu dari sahabatnya yang sedikit curiga waktu ia meminta no ponsel sang penari. ia berbohong dengan alasan kesehatan ia beralasan kepada sahabatnya itu. "... ehemmm.. " Rain berdehem. memecahkan kecanggungan dan keheningan diantara mereka. hatinya berdebar tak terkendali. apalagi saat mata itu bertemu tatap. "... maaf mengganggu waktumu.." ucapnya lagi. ".. a.. ad.. ada.. apa.. dokter ingin menemui saya..". tanya nya dengan kata terbata. "... apakah kita pernah kenal sebelumnya.." tanya Rain memulai apa tujuan dari pertemuan ini. dengan ekspresi ragu ragu dan kebingungan s

