masalah muncul

1091 Kata
"bro edi ulang tahun nih, ikut ga malem" tanya malik ke rian "Emang mau pada kemana nih?" Rian menanya kembali "Partyy lah brooooo" Rian berpikir jika tidak ikut pasti dianggap cemen dan cupu. "Gaslah , kabar kabar ya nanti gue ke kost u" jawab rian langsung meninggalkan kelas karena mata kuliah sudah selesai dan akan mengantat tia pulang . "Kamu kenapa sih , kok ga kaya biasa nya?" Tanya Rian terheran-heran "Gapapa" jawab Tia sini "Elahh aneh banget , masih nge masalah ini gara-gara tadi difa panggil aku? Aduh please lah jangan kayak anak kecil!!" "Hah kayak anak kecil? Enteng banget ya kamu ngomong!" Jawab tia marah Menghindari percekcokan yang tidak menjawab dan hanya terdiam sepanjang perjalanan menuju ke rumah tia. "Rian nggak akan masuk dulu?" Tanya bunda tia "Ngga bun , maaf ya rian langsung" Jawab Rian langsung meninggalkan tia dan bunda "Kamu lagi ada masalah sama Rian?" Tanya sang bunda kepada tia Tia tidak menjawab hanya menggelengkan kepala dan langsung masuk ke kamar. Bingung dengan kelakuan anaknya bunda hanya terdiam. .. Sampai di rumah Rian langsung mencari sang ibu dan meminta izin untuk menginap di tempatnya Malik "Bu aku tidur di tempat Malik ya malam ini banyak tugas yang harus aku kerjain!" "Tapi benar ya jangan kemana-mana" Rian mengangguk dan langsung bersiap-siap masuk ke kamar untuk membawa barang-barang yang harus dibawa Ada pesan masuk di handphone Rian, tadinya Rian menyangka itu Tia tetapi Rian terkejut ternyata itu adalah difa "Hai , ini gue difa !! Lu datang ke partynya edi?" "Lhoo koo u tau?" "Ellahh Edi itu pacarnya teman dekat gue!" "Oh iya iya gue datang kok!" "Ok see you" Tau rian akan datang , difa menggunakan berbagai macam cara untuk bisa hadir ke acara tersebut . "Mihhh papih kemana ?" "Gaada , katanya mau kerumah nene . Kangen udah 3 tahun ga ketemu semenjak tugas" Merasa ada lampu hijau difa bergumam dalam hati (yes bisa nih) "Mi mau ikut ngga? Nyalon yuk" "Ihh kan mami baru nyalon tadi" "Yaudah aku aja deh sendiri, boleh bawa mobil ngga mih?" "Ah jangan jangan nanti kelalapan enggak pulang-pulang!!!" "Ih kalau diantar sopir nggak akan bisa masuk, nanti nggak ada teman ngobrol pengen bareng-bareng sama teman jadi ada temen ngobrol miihhhh!!" Dengan segala macam alasan difa memohon hingga diijinkan pergi .. .. "Anak gadis bunda ko murung terus sih , kenapa sayang?" Tanya bunda sambil menghampiri Tia yang diam di kamar tak mau keluar "Gapapa ko bun , emhh bunda pernah cemburu ga sama ayah dulu?" "Sayang, sebuah hubungan itu nggak akan terus jalan lurus seperti jalan tol.. kadang jalan tol juga suka ada belokannya tanjakan atau turunan, apalagi hubungan ! Pasti selalu ada bantu loncatan, hidup ini roda apalagi dalam hubungan! " Jawab bunda lembut "Tapi aku gamau dia deket sama cewe ituuu, waktu pertama ketemu pas ada acara awal mahasiswa baru dia tuh ngeliatin aku sinis banget apalagi ke Rian!! Tapi tadi tiba-tiba dia manggilin ke Rian!!" "Its oke baby , itu bukan masalah besar ! cuma manggil aja kok! " "Aku tuh bukan soal manggilnya Bun.. tapi soal siapa orangnya!!" "Udah udah udah jangan dipikirin yang penting sekarang hariannya nggak nanggapin dan ga ngegubris. Perbaiki hubungan kamu ya jangan sampai jadi senjata makan tuan! Nggak semua orang bisa nerima persepsi kamu " Bunda coba menenangkan tia .. .. "Wis si tampan dari gua hiro nih datang, kirain nggak akan jadi ikut!" "Ikut lah yakaliii" "Sini sini enjoyin dulu bosku " Edi menyodorkan segelas minuman "Yaelah masih soree nih" "Lah u gak minum? Aduhh minta suapin ema aja sana " ejek malik Merasa dipermalukan, rian melayaninya.. .. Tia bergumam "Apa rian marah ya gara gara aku tadi seharian cuek sama dia cuman gara gara hal sepele , tapi aku ada perasaan ga enak sama cewe itu.." Tia coba menghubungi rian tapi karena rian sedang asik dengan teman-temannya sampai panggilan dan pesan tia pun tidak di gubris . "Duh kemana ya , gimana kalo rian beneran marah sama aku " Merasa tak tenang karena pesan dan panggilannya tak kunjung di gubris, Tia coba menghubungi ka bila untuk bertanya keadaan rian "Ka bila maaf ganggu, rian lagi apa?" "Rian gaada tia , tidur dirumah malik katanya banyak tugas" "Oh gitu , makasih ya ka bila " Tia pun cemas tapi mencoba menenangkan diri "Mungkin dia mau cerita dan nenangin diri dulu" .. Di tempat lain difa sedang berkumpul bersiap di sebuah salon menghadiri acara edi "Anjirr degdegan ga tuhhhhh" tanya keni kepada difa "Haha gila lu , untung papih gaada. Kalo ada gagal pepet gue" "Pondasi dulu yagaya" "Gaslah pulang nyalon ini ya " .. Acara pun dimulai , gemerlap lampu kelap-kelip menghiasi dentuman musik dj . Edi dan kawan kawan sudah ada di tempat termasuk rian yang sudah setengah sadar karena minuman yang sudah ia teguk di kost tadi .. "Duduk duduk awas muntah lu hahaa " ejek malik "Ah taii , gila lu mana ada gitu . Kontrol gua mah , lu yang lewat mah !! Jalan udah geter geter gitu hahahaha !!" Rian membalas ejekan malik "Goyangin dulu gasiih enjoy the party brother" ajak edi kepada semua teman temannya untuk menikmati acara tersebut .. rian mengikuti setiap ketukan musik yang diputar , tanpa di sangka difa sudah memperhatikannya .. "Ehh ada difa " ucap rian sambil melambaikan tangan ke arah difa "Asik banget ya lo haha , undah naek ya!! Abis berapa botol tadi wkwkwk!!!!" Ejek difa "Ah apaan sih baru juga dua gelas haha , elahh cantiknyaaa mau kemana sih neng haha " rayu rian kepada difa Difa tersipu malu , tak menyangka sang lelaki idamannya selama ini memujinya . Difa pun mengikuti dan menikmati setiap dentuman musik yang diputar bersama rian "Ahli juga yahh goyangnya" goda Rian "Haha iyalah , sini goyang lagi " Rayu difa sambil menggandeng rian .. "Haha liat tuh , udah dapet lauk aja si rian !! Mentang mentang ganteng haha " ejek edi Sambil menghampiri rian yang sedang asik bergoyang bersama difa .. "Ko kering sih!! Nih nihhh kasian takut haus!! Keni memberi difa dan rian minuman lagi "Kamu suka minum?" Tanya rian Tak banyak menjawab difa hanya mengangguk sambil memegang tubuh rian, sudah tak kuat lemas karena sudah terlalu mabuk "Eh eh udah udah kasian , udah yu duduk duduk diff" ucap rian sambil menopang merangkul tubuh difa duduk ke kursi "Udah udah jangan minum lagi" "Aahhh gapapa dikit aja ko , cuman lemes aja sihhh !!" Elak difa "Haha nih nih lagiii diff keluarkan jurusmu" Keni terus memberi difa minuman "Eh udah udah dulu " "Enjoy the party" ucap edi
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN