CHAPTER 21

1509 Kata

Matahari sudah jauh condong ke barat hampir tenggelam. Semburat merahnya menerobos atap dan dinding kaca greenhouse menciptakan bias yang membuat suasana begitu syahdu. Sophia dan Ilham berjalan santai menikmati pemandangan pot-pot yang ditanami berbagai jenis tanaman hias. Sebagian telah berbunga, sebagian lainnya masih menguncup. Langkah Sophia terhenti ketika melihat Anggrek Struberi-nya telah mekar. Nampak olehnya perpaduan warna ungu, kuning dan putih yang menarik baginya. Dengan sedikit membungkukkan punggung, Sophia mengamati bunga yang unik dengan bentuk spiralnya itu. Ia menyunggingkan senyum melihat keindahan yang selalu bisa membantunya menenangkan diri dari segala kerisauan. Ilham yang sedari tadi selalu mengamati gadis itupun turut tersenyum. Ia senang Sophia pada akhirnya b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN