Thalia berdecak kesal,dia melirik Regan dengan kesal bagaimana tidak pria itu berjanji untuk bangun lebih awal agar bisa mengantar nya lebih dulu ke Apartemen tapi nyata nya Regan bangun terlambat walau Thalia sudah membangunkan pria itu berulang kali. “Kan mana sempat lagi,kita pasti terlambat.” Kesal nya,Thalia melirik jam tangan nya yang sudah menunjukkan pukul setengah 8,Thalia menghela nafas nya berat menahan semua amarah nya sedangkan Regan tidak memperdulikan hal itu,pria itu tetap menyetir dengan santai. “Tunggu di depan,20 menit lagi aku akan turun.” Perintah Thalia,Regan hanya berdehem sebagai jawaban.Setelah menutup pintu mobil Regan baru lah Thalia setengah berlari menuju Apartemen nya,dia memasuki kamar nya dan mengambil pakaian nya dengan sembarang.Untung nya Thalia selalu

