Bab 38. Adu Adrenalin

737 Kata

Anik tersenyum manis ke arah Seno yang kaget. “Bu Uwi sedang sibuk banget di bawah, dan anak-anak sedang tenang di ruang bermain. Dia meminta saya menolongnya. Hm … ini di mana, Pak?” tanyanya, ingin Seno mengarahkannya. Seno mendengus tersenyum, senang dengan sikap tenang Anik. Dia berdiri dan berjalan menuju ruang wardrobe dan Anik mengikutinya. “Apa kamu sudah tau di mana harus meletakkan baju-baju nyonya Anna?” tanya Seno setelah membuka lemari, dan Anik yang sudah berdiri di depan sebuah lemari. Anik tertawa pelan, “Ya, bu Uwi sudah menjelaskan detail ke saya,” ujarnya setengah berbisik, dan mulai menata pakaian-pakaian Anna di tempat yang sudah dijelaskan Uwi. “Saya bantu kamu,” usul Seno. “Pak, nanti Ibu—” “Dia sedang mandi, dan dia yang mandinya sangat lama. Baru saja masuk.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN