Wajah Leni menjadi pucat saat ia melihat seorang pria di depannya. Ia begitu sulit menelan ludahnya sendiri. Oh, tidak. Kenapa dia harus tau semuanya? 'Mati aku.' Tes!! Lupita sudah mengeluarkan darah dari hidungnya, ia sudah kehabisan napas karena dari tadi menahan sakit juga sesak sampai ke d**a. Saat ini Lupita sudah tak sadarkan diri. "Lu, kamu gak papa? Tolong bertahanlah." Fardi melihat Leni kembali. "Kau ... urusan kita belum selesai, Leni." Saat ini yang Fardi khawatirkan ialah kondisi Lupita, apa yang telah Leni lakukan kepada wanita cantik itu benar-benar sudah keterlaluan. Dia sengaja melukai Kakak tirinya sendiri dengan cara ini. Tidak. Fardi tidak mau membiarkan Lupita pergi. Dia harus sembuh. "Lu, bertahanlah. Ya Tuhan, tolong selamatkan dia, aku mohon." Di sepanj

