"Lu, kenapa? Apa kamu tidak mau memaafkan semua kesalahanku?" Lupita menarik tangannya, ia enggan tersentuh oleh lelaki yang sudah melepaskan dirinya dan menghinanya seperti yang sudah-sudah. Dia masih punya harga diri. "Bu, aku mau pulang," ucap Lupita kepada Widia. Widia hanya tersenyum, tak payah dirinya mengusir lelaki yang sudah menjadi mantan suaminya itu. "Iya, sayang. Kita pulang," kata Widia kembali mendorong kursi roda itu. "Tunggu dulu, aku belum selesai bicara, Lu. Tolong dengarkan aku." Fardi mencoba menahan Widia agar tidak meneruskan langkahnya. "Tidak ada yang harus kita bicarakan. Semua sudah selesai." Widia terkejut dengan ucapan calon mantunya itu. Rupanya wanita cantik itu benar-benar terluka. Sehingga ia tak mau memaafkan lelaki di depannya. Fardi ter

