IYM 30

1071 Kata

Keesokkan paginya, Abe sudah berangkat ke kantor seperti biasa. Di rumah, Ayumi sudah selesai dengan kegiatan di dapur. Langkahnya cepat menuju belakang rumah di mana Ayumi meminta izin pada Abe untuk menggunakan sedikit lahan kosong untuk bercocok tanam. Ayumi menanam beraneka ragam jenis cabai dan sayur. Tak berapa lama, dari teras terlihat seorang wanita paruh baya sedang berdiri tersenyum melihatnya, hingga Bik Tina datang menghampiri. "Tehnya sudah siap, Bu!" kata Bik Tina meletakkan secangkir teh panas dan camilan. "Terima kasih, Bik," ucapnya tersenyum. Mariana, dia sedang memperhatikan Ayumi yang sibuk menyiram tanaman karena sudah mulai besar. Mariana duduk dengan kaki bersilang sambil mengesap tehnya serta tatapan yang terus tertuju pada Ayumi. Tentu Ayumi tetap sibuk dengan u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN