Senin pagi tiba. Maya yang baru saja masuk ke dalam departemennya tanpa sadar melirik Sarah yang sudah tiba. Begitupun Sarah, wanita itu tanpa sadar mengangkat wajahnya dan melihat Maya yang sedang berdiri di depan pintu departemen mereka. Sarah dengan cepat menundukkan kepalanya dan pura-pura membuka laporan di komputer di depannya. Maya membersihkan tenggorokkanya sebelum melangkah mendekati Sarah. Berhenti di depan Sarah, Sarah pun mendongak dengan perlahan. Di balkon kantor yang sepi, Maya dan Sarah berdiri berhadapan. Maya dengan sengaja mengunci dari dalam pantry agar tidak ada yang masuk dan mendengar obrolan mereka. Karena ini masih sangat pagi, Maya tidak akan khawatir juga jika seseorang ingin menggunakan pantry. Maya menatap Sarah. Dia tahu masih banyak hal yang perlu mereka

