CHL - Chapter 89

2035 Kata

Sudah puas tertawa, Vincent menggenggam tangan Maya yang berada di atas meja membuat Maya berhenti tertawa. Genggaman yang erat namun tidak menyakiti Maya cukup membuat Maya kembali terlena. “Bisakah kamu pulang ke penthouse hari ini? Kita sudah lama tidak tinggal bersama lagi dan aku sudah merindukanmu.” Suara seksi pria itu mengalun indah di telinga Maya. Jika Maya hitung dengan benar, mereka baru saja tinggal di rumah yang terpisah seelama 5 hari dan tunangannya sudah merindukan Maya. Harus Maya akui, dia juga merindukan Vincent begitu buruk hingga dia menangis larut malam karena tidak adanya Vincent di sebelahnya. Ditambah lagi bagaimana pria di hadapannya ini menggunakan kata seolah penthouse itu adalah rumah mereka berdua. Pulang…. Maya tersenyum lembut sebelum mengangguk lambat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN