LEVEL 52

2159 Kata

Saat Irene tengah terlelap dalam tidurnya, dia terbangun karena perutnya yang tiba-tiba terasa lapar. Irene membuka kedua matanya perlahan, mendapati wajah tidur sang suami yang dia lihat untuk pertama kali, seulas senyum disertai rona merah di pipi muncul tanpa permisi.  Reiki memeluknya erat, salah satu tangan pria itu merangkul pinggang Irene sedangkan tangannya yang lain dijadikan bantalan sang istri. Irena tak mungkin melupakan apa yang baru saja mereka lakukan. Reiki begitu hati-hati menyentuhnya dan tindakan itu membuat Irene semakin yakin bahwa sang suami memang begitu peduli padanya.  Melihat deru napasnya yang begitu teratur, Irene tahu persis Reiki sedang tertidur nyenyak. Tapi, mau bagaimana lagi, perutnya kelaparan sekarang. Irene sendiri heran karena sebelumnya dia begitu k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN