Pandangan pertama

1062 Kata
Malam pun berganti pagi... Nicholas dan Justin keluar dari kamar mereka secara bersamaan, ya Justin sejak menjadi asisten Nicholas dia serumah dengan Nicholas bahkan kamarnya hanya terpisah 2 ruangan "selamat pagi kawan? " sapa Justin ke Nicholas "pagi, apa kau sedang jatuh cinta justin? " tanya Nicholas "apa kalo aku jatuh cinta akan kau perbolehkan tuan Nicholas yang bijaksana? "ledek Justin "apa selama ini aku melarang kau untuk jatuh cinta Justin" ucapnya sembari menuju meja makan "em-anu a-aku hanya menghormati mu Nicho" ucap Justin gugup "apa yang perlu kau hormati dari ku? jika kau ingin menikah aku akan sangat setuju" jawab Nicholas sedikit tertawa "hemmm baiklah doakan aku segera menikah " ucap Justin merekapun melanjutkan sarapan nya dan bergerak pergi ke kantor **** sampai di kantor "pagi tuan" sapa seluruh karyawan yang sedang bekerja karna melihat bosnya datang semua karyawan itu berdiri dan mendunduk "duduklah lanjutkan pekerjaan kalian" ucap Nicholas ya walaupun Nicholas bos mafia tapi tak memudarkan sifat baiknya ke orang lain "astaga, sudah tampan,baik lagi" ucap salah satu karyawan tersebut "husttt jangan keras keras" tarik temannnya "aku sepertinya jatuh cinta pada tuan Nicholas put" ucap temannya tadi "hei jangan mimpi, tuan Nicholas itu tak mungkin memelih mu? " jawab putri ke pada ifat "heee jangan hanya bergosip cepat lanjutkan kerjaan kalian jika tak ingin tuan Nicholas memecat kalian" ucap Justin "M-maaf tuan," mereka pun kaget dengan kehadiran Justin sehingga mereka bergegas melanjutkan pekerjaan mereka dan Justin pun melenggang pergi menuju ruangan nya *** "selamat pagi nona" sapanya ke resepsionis "pagi Kemabli nona? ada yang bisa saya bantu?" jawabnya dengan ramah " saya Anastasya(menyodorkan kartu tanda pengenal) , saya kemaren di hubungi oleh pihak perusahaan katanya di suruh datang untuk interview" ucap gadis itu "ohh baik nona, tunggu sebentar ya" ucap resepsionis "Baiklah" jawabnya sembari melangkah duduk di kursi tunggu "halo tuan, gadis yang akan di interview sudah datang" ucap sang resepsionis di telepon "antar ke ruangan saya" ucap Nicholas yang langsung mematikan telepon tanpa menunggu jawaban resepsionis "Hugh, kebiasan tuan Nicholas mah gini" gerutu Clara sang resepsionis (bdw resepsionis ini namanya Clara ya maaf Mimin belum sempat ngenalin) "nona Anastasya,mari saya antar " ucapnya kepada Anastasya dan melangkah menuju ruangan Nicholas "nama nona siapa? " tanya Anastasya "saya Clara nona" jawab Clara "oh, nama yang cantik secantik orangnya hehe" ucap Anastasya "oh ya jangan panggil aku nona ya, panggil aj aku Anna!" imbuhnya "ahh baiklah no..maaf .. Anna, pada dasarnya semua wanita itu cantik Anna" balas Clara "dan kamu juga panggil aku Clara saja ya" imbuh Clara kembali mereka pun bercengkrama seksama,tanpa di sadari mereka sudah berada di depan ruangan Nicholas "kita sudah sampai Anna" ucap Clara Tok...tok...tok... "permisi tuan" sapa Clara dari luar pintu "masuklah" jawab Nicholas cklekkk "ayo Anna masuk" ajak Clara "heem" singkatnya "ini tuan nona Anastasya datang untuk interview" ucap Clara pada Nicholas "baiklah, silahkankamu keluar clara" ucap Nicholas datar "baik tuan" jawabnya kepada Nicholas "Anna,semangat ya aku doakan kamu keterima disini" bisiknya pada Anna Anna pun hanya mengangguk,dan Clara meninggalkan mereka berdua "pagi tuan" sapa Anastasya "pagi" jawab Nicholas yang memandangi Anastasya Anastasyapun bingung kenapa dia hanya di pandangi bukannya di interview,hati Anastasyapun mulai takut, "astaga kenapa tuan ini menatap saya seperti itu,tuhan semoga dia menerkam ku" ucapnya dalam hati dengan mimik muka ketakutan "siapa namamu?" tanya Nicholas "An-anastasya tuan" jawabnya gugup "tak perlu gugup Anastasya,rolex kan pikiranmu " ucap Nicholas "B-baik tuan" ucapnya "pekerjaan apa yang kau inginkan Anastasya? " tanya Nicholas santai "maksud tuan?" jawab Anna kebingungan "aku menanyai mu Anastasya,kau ingin bekerja sebagai apa?" ulang Nicholas yang sedari tadi tak berhenti menatap Anastasya "tuan, apapun pekerjaan yang saya terima tak Maslah,asalkan saya tidak mencuri" jawab Anastasya "baiklah , jikalau kamu aku pekerjakan di mansion saya apakah kamu mau?" tanya Nicholas sedikit bercanda "maksud tuan saya di suruh jadi pembantu tuan? tuan saya ini lulusan S2 Accounting," ucap Anna yang merasa kecewa dengan pertanyaan Nicholas hahaaaaa... Nicholaspun tertawa lepas melihat Anastasya keheranan "Anastasya Anastasya,saya hanya bercanda dengan mu Tok....tok...tok.... "masuk" jawab Nicholas jengkel kenapa ada yang mengganggunya yang masih ingin mengerjai gadis ini "wah ternyata kau masih sibuk tuan" tanya pria tampan yang tak lain adalah Tommy sahabat Nicholas sekaligus anak buahnya di dunia Mafia "kau ini mengganggu saja, ada apa ?" tanya Nicholas ketus "kau lanjutkan saja pekerjaan mu bro, aku akan ke ruangan Justin saja" ucapnya sembari melangkah keluar menuju ruangan justin "sangat pintar"lirihnya yang masih di dengar Anastasya "pintar, maksud tuan" tanya Anastasya "kau ini menguping saja" ketus Nicholas Nicholas pun melanjutkan interview nya ke Anastasya,dan Anastasya pun mahir dalam segala tanya jawab yang diajukan Nicholas "baiklah Anastasya, kamu saya terima sebagai aisten pribadi saya" ucap Nicholas "apa tuan, sebagai asisten pribadi? tuan gak salah memilih saya sebagai asisten pribadi? " tanya Anna kaget karna dia melamar ke kantor ini di bagaian accounting "Yap,kau tak salah dengar Anastasya,kau di trima sebagai asisten pribadi ku" tegas Nicholas "terimakasih tuan,tak ku sangka ini rejeky saya yang paling indah" ucapnya sambil memegang tangan Nicholas Nicholas pun yang di pegang tangannya merasa senang, "sekarang belajar lah yang baik untuk menjadi asisten pribadi ku, ini semua (menyodorkan kertas yang berisi aturan dan tata cara seorang asisten pribadi) harus kau pelajari Anastasya" ucap Nicholas "baik tuan, saya akan berusaha semaksimal mungkin" ucap Anastasya bahagia "mulai besok kau sudah bisa bekerja normal, ingat jangan sampai telat" ucap Nicholas dengan senyum yang manis "siap tuan" tegas anastasya "kalo begitu saya permisi tuan" imbuhnya yang hanya di anggukkan oleh Nicholas , Anastasyapun pergi dari ruangan Nicholas dan menuju loby bawah, disana dia ditunggu oleh Clara, "hei Anna ,sini" teriaknya dari kejauhan anastasyapun berlari menuju Clara "bagaimana? apa kau di terima?" tanya Clara penasaran "bukan hanya diterima clar, tapi aku dijadikan asisten pribadinya"ucap bahagia Anna "Astaga, kau beruntung sekali Anna, baru saja melamar pekerjaan tapi sudah jadi asisten pribadi" Clara pun ikut bahagia dengan keterimanya Anna "ayo aku traktirkau makan siang clar" aja Anna yang memang ini jamnya makan siang "kau kan belum gajian masa udah mau nraktir sih" ucap Clara "tenang, aku punya uang kok, kan walaupun aku belum kerja aku masih punya orang tua yang ngasih aku uang" ucap Anna sembari menarik Clara ke kantin kantor mereka pun memesan makanan,dan tibalah makannya. merekapun menyantapnya, tak lama merekapun selesai dan Anna pun berpamitan ke Clara untuk pulang agar ia bisa mempelajari tugasnya sebagai asisten pribadi "sampai bertemu besok Clara" ucap Anna yang meninggalkan Clara Clara pun hanya tersenyum ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN