Keesokan paginya, keduanya sudah rapi dan bersiap menuju ke apartemen Adam. Karena jarak antara apartemen Adam dengan penginapan mereka tidaklah terlalu jauh. Keduanya memutuskan untuk berjalan kaki saja. Dalam beberapa menit, mereka sudah berdiri di depan pintu apartemen Adam. Keduanya berulangkali menekan bel pintu apartemen Adam, tetapi tidak juga pergerakan untuk membuka pintu tersebut. Salah seorang tetangga Adam berjalan menghampiri keduanya dan bertanya siapa mereka?. “Selamat pagi, Sir!. Saya detektif pembunuhan Miller dari Kota Tua dan ini rekanku, detektif Monza. Kami datang ke sini untuk bertemu dengan dokter Josephine. Bisakah anda memberitahukan kepada kami, apakah ia berada di dalam apartemennya ataukah tidak ada?” “Apakah Adam terlibat suatu kejahatan?, sampai kalian dat

