Bergerak pelan tapi pasti, itulah prinsip Andi. Dia tidak mau gegabah seperti Aldo. Cukup memangau dari jauh, tanpa ada yang mengetahui identitasnya. Sekarang Andi berada di kantin Zein CORP. Dia mau bertemu dengan anak buahnya. Brak, Sebuah map dilemparkan tepat di depan wajah Andi, "Ck, bangke lu," umpat Andi dan yang membuatnya tambah sebal adalah wajah tidak berdosa orang yang melempar map itu. "Gila ya, demi lu njing gue ngelakuin ini semua," omel wanita yang duduk berhadapan dengan Andi. Andi tertawa melihat betaoa sengsaranya wanita di depannya, "Sabar apa Rin." "Pake nama guw diganti segala jadi Tanti. Dikira gue penyanyi kotak apa." "TANTRI itu TANTRI anjir bukan TANTI!" sepertinya jika Andi kelamaan bergaul dengam wanita ini, bisa gila dia. Tapi nyatanya, dia sudah gila.

