Berdiam di balkon apartemen saat ini adalah hal yang tepat bagi Rara. Dia memikirkan bagaimana caranya agar bisa menemukan siapa pelaku yang memasang CCTV di unitnya. Ya walaupun, Rara sudah mencurigai satu orang. Setidaknya saat ini Rara sudah merasa aman untuk tinggal di apartemen. Setelah maghrib nanti, Rara berniat untuk menjemput Nalen di rumah mamahnya. "Hah," Rara menghela nafas panjangnya. Punggungnya dia sandarkan di bean bag. Rasanya makin ke sini, semakin banyak masalah yang menimpanya. "Besok gue ulang tahun, ada yang nyadar ngga ya?" gumam Rara pada dirinya sendiri. Dia tidak yakin jika Aldo mengingat hari pentingnya besok. Apalagi setelah ada kejadian tadi, dia memergoki Aldo di apartemen ini, tapi bukan untuk bertemu dengannya. Rara bangkit masuk ke dalam kamar. Ponse

