Bab.150 s**u Bumil Rasa Cinta

1613 Kata

Berkas terakhir di atas mejaku akhirnya selesai juga. Lagi-lagi aku menguap, mataku sampai panas karena seharian terus dipaksa memelototi tumpukan kertas yang seakan tidak ada habisnya. Sejak Freya hamil, sebisa mungkin aku tidak lembur di kantor. Pekerjaan yang belum selesai biasanya akan aku bawa pulang. Jadi begini lah, kadang aku harus rela duduk berjam-jam di ruang kerjaku setelah menemani Freya sampai tertidur. Baru saja aku mau beranjak kembali ke kamar terdengar ketukan dari luar. Istri kesayanganku itu muncul dari balik pintu dengan wajahnya yang merengut kesal. "Kok bangun?" tanyaku. "Ini sudah hampir jam satu, kenapa Abang masih di sini?! Sudah dibilangin kalau kerja ingat waktu!" Bukannya menjawab pertanyaanku, Freya malah langsung menggerutu. Dia melangkah mendekat dan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN