"Tunggu dulu Yang! Freya ..." Namun sepertinya Freya benar benar marah. Dia melangkah semakin cepat menuju ke kamar tanpa sedikitpun menggubris panggilan Ibra yang menyusul di belakangnya. Pintu kamar ditutupnya kasar, menyisakan suara debaman keras. Ibra yang masih berada beberapa meter dari pintu kamar mereka mengumpat kasar, gara gara satu foto mereka jadi ribut begini. Dia masih tidak habis pikir, bisa bisanya Via membuat baju tak layak pakai seperti itu untuk Freya. Belum lagi membayangkan Ibel yang memotret sudah pasti juga melihat gamblang punggung telanjang calon istrinya. Bagi Freya yang dulunya seorang model dan sekarang sudah biasa dengan dunia fashion mungkin itu tidak ada apa apanya, tapi tidak untuk Ibra yang memang luar biasa posesifnya. Buktinya hanya satu foto mampu me

