“halo! Ada apa Geval?” jawab pria yang ada disebarng telfon. “paman, bisakah kita bicara?” tanya geval setelah panggilan telfonnya diterima oleh Ricardo Anderson. “bisa! Nanti malam paman berencana untuk pergi kesana.” “baiklah paman! Besok aku akan menemuimu.” Ujar Geval sambil mengulas senyum leganya. “ehm! Baiklah. Apa ada lagi?” tanya pria yang super sibuk itu. “tidak paman.” Jawab geval. “ya sudah kalau begitu, paman akan menutup panggilan telfonmu, karena paman harus menghadiri meeting.” “baiklah paman, ingat jaga kesehatamu.” Pesan Geval. “iya anak kedua paman!” Ricardo Anderson mematikan sambungan telfonnya. Geval segera memasukkan ponselnya dan berbalik, dia berniat menyusul Kembali istrinya yang masih ada didalam rumah sakit, namun langkahnya terhenti saat melih

