Mendengar alarm ponselnya berbunyi, Geval mulai mengerjap-ngerjapkan matanya, menguap sejenak lalu meraih ponsel yang ada diatas meja tidurnya, diliriknya jam ponselnya yang baru saja menunjukkan jam setengah lima pagi, Geval Kembali meletakkan ponselnya lalu melihat kearah gorden yang masih belum terlihar pantulan sinar matahari. Melihat Lula yang masih tertidur pulas Geval tidak tega membangunkannya, dengan semangatnya dia mulai menggerakkan tubuhnya, menelapakkan kakinya kelantai lalu melangkah kearah kamar mandi, membasuh mukanya dan juga menyikat giginya, setelah selesai Geval melangkah keluar dari dalam kamarnya menuju dapur. “sepertinya aku harus menyegarkan badan dulu sebelum memasak untuk Lula.” Gumamnya lalu melangkah kearah gantungan bajunya dan meraih kaos yang semalam baru

