Benar apa yang Lula fikirkan, saat dia masuk Kembali kedalam rumah, dia menemukan Geval tengah duduk dilantai sambil memeluk lututnya, dengan cepat Lula berlari kearah kamarnya lalu mengambilkan obat untuk Geval. “minumlah by!” Lula memberikan obat dan juga air mineral kepada Geval. Dengan tangan gemetar dan keringat yang masih mengalir, Geval meraih obat dan juga botol minumnya, meneguknya dalam sekali teguk. “bolehkah aku kekamar haney?” Lula mengangguk dan Geval segera berlalu dari hadapannya begitu saja. “kenapa masih belum ada perubahan sama sekali by?” gumam Lula sambil memandang Geval yang berjalan menjauhinya menuju kamarnya. Lula menghela nafas lalu Kembali melanjutkan pekerjaan Geval, sepertinya dia harus lebih memperhatikan lagi Kesehatan suaminya, dia tidak ingin me

