part 107

1061 Kata

Lula dan Geval dalam perjalanan menuju rumah sakit, membawakan sedikit makanan dan juga baju ganti untuk Melano, karena kata ayahnya dia benar-benar sama sekali tidak mau meninggalkan wanita itu walau hanya sekejap. Setelah Melano tahu jika kondisi wanita itu tidak baik-baik saja paska operasi, kelumpuhan kaki wanita itu membuat Melano benar-benar merasa bersalah, dan sampai saat ini pun wanita itu belum juga menunjukkan tanda-tanda pergerakan tubuhnya, dia berbaring diranjang ICU. “by!” “emh!” jawab Geval yang masih memfokuskan kemudinya. “kamu pernah mikir nggak kalau wanita itu memang dikirim tuhan untuk Melano?” Geval mengherdikkan bahunya. “enggak!” “ih kamu by!” Lula menoel dagu suaminya. “lah emang aku nggak sampai berfikir sampai sejauh itu haney.” Lula mengangguk. “i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN